Sosialisasi Standar Akuntansi Pemerintah Tingkat Pemda

Standarisasi Akuntansi Tingkat Pemda Laporan Sosialisasi Standar Akuntansi Pemerintah Provinsi Kali...

GKM, Pemilihan Ketua Koperasi, dan Acara Perpisahan

Samarinda - Bertempat di Aula Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur pada hari Rabu ...

Menuju LKPP Audited Yang Handal

Menuju LKPP Audited Yang Handal Rapat Koordinasi Penyusunan LKPP Audited Tahun Anggaran 2010 Samar...

Percepatan Penyerahan DIPA 2011 : Bukti Keberhasilan Reformasi Birokrasi Ditjen. Perbendaharaan

  Liputan penyerahan DIPA Provinsi Kalimantan Timur Tahun Anggaran 2011 Samarinda – Bergemuruh! ...

KPK NOBATKAN DITJEN. PERBENDAHARAAN SEBAGAI JAWARA DALAM PIAK 2010

Pada tanggal 29 November 2010, dalam acara Diseminasi Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) yang d...

  • Sosialisasi Standar Akuntansi Pemerintah Tingkat Pemda

    Monday, 13 June 2011 13:21
  • GKM, Pemilihan Ketua Koperasi, dan Acara Perpisahan

    Thursday, 31 March 2011 08:30
  • Menuju LKPP Audited Yang Handal

    Wednesday, 23 March 2011 07:31
  • Percepatan Penyerahan DIPA 2011 : Bukti Keberhasilan Reformasi Birokrasi Ditjen. Perbendaharaan

    Monday, 03 January 2011 13:28
  • KPK NOBATKAN DITJEN. PERBENDAHARAAN SEBAGAI JAWARA DALAM PIAK 2010

    Monday, 13 December 2010 16:15
 
 
 
 
 
 

Workshop Statistik Perkebunan, SAI, SIMAK BMN, dan SIMONEV Dinas Perkebunan Prov. Kaltim

E-mail Print PDF

Bertempat di hotel Grand Sawit Samarinda, kegiatan workshop berlangsung selama 3 hari dari Senin sampai Rabu  tanggal 24 sampai 26 Mei 2010. Workshop ini diikuti oleh peserta dari seluruh Satuan Kerja Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan yang menerima anggaran dari Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian dari seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan dimulai pada pukul 14.00 dengan acara pembukaan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Usaha Ibu Ir. Etnawati, M.Si mewakili kepala dinas. Pada sambutannya beliau menekankan akan sangat pentingnya sektor perkebunan di Kaltim untuk kesejahteraan masyarakat. Menurut beliau sektor perkebunan seperti karet, sawit dan lada akan menjadi primadona setelah tambang batubara yang selama ini menjadi  andalan persediaannya semakin menipis. Seperti diketahui batubara adalah sumber daya alam yang tidak dapat diganti, artinya suatu saat pasti akan habis, sementara perkebunan merupakan sumber daya alam yang dapat diganti.

Tujuan dari workshop ini adalah pertama mengumpulkan data statistik jumlah luas lahan perkebunan yang ada saat ini dan yang akan menjadi potensi, karena selama ini gencar dipromosikan kepada swasta dan calon investor untuk berinvestasi di sektor perkebunan di Kaltim namun kenyataannya pemerintah daerah belum dapat menunjukan angka yang akurat terkait luas lahan yang siap untuk diinvestasikan pada sektor perkebunan. Tujuan yang kedua adalah pelatihan aplikasi SAI, SIMAK BMN dan SIMONEV agar satuan kerja  dapat menghasilkan laporan keuangan, laporan barang serta laporan monitoring dan evaluasi sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku secara akurat dan tepat waktu.

Selesai pembukaan kegiatan workshop para peserta dibagi menjadi 2 kelas. Kelas pertama para peserta mendapat materi statistik perkebunan dengan nara sumber dari kantor pusat  Ditjen perkebunan, sedangkan kelas kedua para peserta mendapat materi aplikasi SAI, SIMAK BMN dan SIMONEV dengan narasumber dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kaltim untuk materi SAI dan SIMAK BMN dan PUSDATIN Kementerian Pertanian untuk materi SIMONEV. Masing masing dinas mengirimkan 2 orang peserta dengan pembagian satu orang mengikuti kelas pertama dan satu orang mengikuti kelas kedua. Narasumber dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur adalah Sdr. Eko Setiono (Kepala Seksi Pelaporan Keuangan) dan Tomi Warsito (Staf Bidang Akuntansi dan Pelaporan).

 

Seperti diketahui bahwa pertanggungjawaban dan pelaporan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan terdiri dari aspek akuntabilitas dan aspek manajerial. Laporan keuangan dan laporan barang yang dihasilkan dari aplikasi SAI dan SIMAK BMN adalah merupakan laporan akuntabilitas. Sedangkan Laporan Monitoring dan Evaluasi yang dihasilkan dari aplikasi SIMONEV merupakan laporan manajerial. Laporan Manajerial berisi realisasi penyerapan dana, pencapaian target keluaran, kendala yang dihadapi serta saran tindak lanjut. Laporan Akuntabilitas berisi laporan realisasi anggaran, neraca, catatan atas laporan keuangan dan laporan barang milik Negara.

Penutupan workshop dilaksanakan pada Rabu siang oleh Bpk. Ir. Sudihardani, MP, Kasubag Perencanaan dan Program, setelah sebelumnya dibacakan rumusan hasil workshop.  Dalam sambutan penutupan beliau berpesan agar materi-materi workshop yang telah diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya di kantor masing-masing dan ilmu yang diperoleh agar ditularkan kepada rekan-rekannya di kantor sehingga tugas membuat laporan tidak terhambat jika petugas yang telah ditunjuk berhalangan.  Selama ini masalah yang sering dihadapi di daerah adalah adanya ketergantungan pada seseorang. Jika ada permintaan laporan baik dari provinsi maupun kantor pusat sering terhambat karena petugas yang mengerti aplikasi berhalangan sementara tidak ada orang lain di kantor tersebut yang mengerti aplikasi.  Selesai penutupan dilanjutkan dengan makan siang dan para peserta pun check out dari hotel untuk kembali ke tempat tugasnya masing-masing.

 

*) Kontributor : Eko Setiono